Selasa, 07 Mei 2013

Pengalaman Tes Beasiswa Ikatan Dinas PT. Pusri

PT. Pupuk Sriwijaya (PUSRI) adalah salah satu perusahaan industri pupuk terbesar yang pabriknya ada di Palembang. Maret lalu, perusahaan ini membuka kesempatan seleksi beasiswa ikatan dinas di kampus ku tekkim ITS tercinta. Jadi yang lolos nanti, bisa dapat beasiswa di semester 6 dan 7 dan lulus langsung capcus kerja deh, semua dibiayai pokoknya. Dari biaya hidup, TA, kerja praktik, semua free. Sapa coba hari gini yang ga doyan hal2 berbau kata FREE. hehe.. Alhasil, saya daftar juga deh. Dan alhamdulillah sekarang sudah sampai tahap tes kesehatan. Doakan lolos yaa.. :)

Berikut ini akan saya share tahap-tahap seleksi beasiswa Pusri ini, kali aja ada yang berminat mengikuti jejak saya. #peace#
1. tes tulis akademik
    dalam tes ini, kita mengerjakan soal-soal tentang mata kuliah dasar. Kalau di jurusan saya (teknik kimia), mata kuliah yang diujikan adalah thermodinamika, proses perpindahan, teknik reaksi kimia (TRK), dan komputasi numerik. Soal-soalnya lumayan, lumayan gampang, lumayan susah, tapi pertanyaan dasar banget kok yang keluar. So, pegang teguh dasar-dasar dari matkul itu tadi.

2. wawancara dengan dosen
    di wawancara ini, kita berhadapan langsung empat mata dengan dosen. Lumayan sempet grogi juga sih soalnya saya kebagian dosen yang lumayan killer euy. Setelah masuk ruang wawancara, hilangkan semua rasa grogi, yang penting santai aja jawab pertanyaan dari dosen. Jangan lupa tatap mata sang dosen tiap jawab pertanyaan. Ini menunjukkan kamu adalah orang yang pede dan yakin akan jawaban-jawaban yang kamu berikan. Di wawancara ini, saya ditanya tentang latar belakang keluarga, prestasi, motivasi mengikuti seleksi ini, dan pertanyaan mendasar lainnya. And remember, just be yourself!


3. Tes Potensi Akademik (TPA)
    tes ini sama seperti tes TPA pada umumnya, model soal juga mirip sama tes masuk kuliah jalur SNMPTN itu. Kalian bisa download banyak contoh soal TPA di google. Tinggal search aja, gampang kok. Di toko buku juga banyak yang menjual buku kumpulan soal TPA. Banyak latihan aja biar terbiasa sama soal-soal yang ribetnya tingkat dewa itu. :)

4. Tes TOEFL
    ini nih, tes yang banyak jadi momok dan banyak menggugurkan peserta tes kerja karena kebanyakan perusahaan mensyaratkan nilai TOEFL ITP di atas 500. Jadi, saran saya, banyak-banyak latihan soal TOEFL dari sekarang ya. Walaupun dasarnya ga suka bahasa inggris, at least never give up lah. Demi masa depan yang lebih baik. Semangat kawan!

5. Psikotest
    tes ini berlangsung selama 2 hari. Hari pertama adalah tes tertulis, sama seperti psikotest pada umumnya. Soal yang dipakai biasanya soal psikotest dari UI. Hari kedua, tes lisan. Kamu akan duduk berhadapan dengan psikolog, dan ditanya tentang latar belakang dirimu dan keluargamu. Awalnya pasti disuruh memperkenalkan diri. Jangan lupa sebutkan kelebihan dan kekuranganmu, serta langkah apa yang telah kamu lakukan untuk menutupi kekuranganmu itu. Di tes ini, saya tekankan sekali lagi, just be yourself. Karena semua tentang diri kamu, bakal dikupas habis di tes ini.

6. Tes Kesehatan
    Tes yang jadi momok buat saya, karena saya sendiri bukanlah orang berbadan ideal. Agak khawatir juga awalnya. Kami disuruh puasa dari jam 9 malam sebelum tes kesehatan di keesokan harinya. Lalu jam 7 pagi di RSU Dr. Soetomo Surabaya, dimulai lah medical check yang terdiri dari :
  • cek darah : darah kalian bakal diambil sebanyak 3 tabung reaksi. Tenang, ga sakit2 amat kok. Cuma agak ngilu aja. Buat kalian yang sudah terbiasa donor darah, pasti nyantai banget. Darah yang diambil ini digunakan untuk pengecekan kadar gula dan kolesterol dalam darah. Juga akan di cek apakah positif hepatitis atau tidak. Setelah tes darah jam 7, boleh makan hingga jam 9, lalu puasa lagi hingga jam 11 untuk diambil lagi darahnya (tenang, yang ini cuma 1 tabung reaksi aja kok).
  • cek fisik : disini di cek tekanan darah sistole/diastole (normal = 120/80), denyut nadi per menit (dewasa normal 60-80/menit), ada gaknya benjolan-benjolan di tubuh, lalu yang terakhir yang paling mengejutkan, cek apakah ada ambeien atau tidak di daerah anus.  Tenang, dokter yang men-check akan disesuaikan dengan jenis kelamin kok.
  • cek mata : disini di check seberapa sehat mata kita, seperti cek mata di optik-optik kalau akan membuat kacamata itu. Ada juga cek buta warna.
  • rontgen : paru-paru kita bakal di rontgen di ruang radiologi. Baju harus dilepas semua (termasuk daleman) dan ganti dengan baju rumah sakit yang tipis kiwir-kiwir itu. Untung dokternya waktu itu cewek.  
  • cek gigi : diliat berapa banyak lubang yang ada di gigimu, dan ada karang gigi atau tidak. Sialnya, gigi ku banyak banget yang lubang. Kecil-kecil sih kata dokternya. Tapi si dokter sempat heran kenapa banyak banget lubangnya. Maklum dok, jaman SMP males banget sikat gigi malem. -,-"  Jangan ditiru yaa adek2, yang rajin sikat giginya. :)
  • cek kapasitas paru-paru : disini kamu bakal disuruh menghembuskan nafas dari mulut ke suatu alat yang tidak saya ketahui namanya. Turuti saja tiap perkataan dari sang dokter. Saran aja, banyak olahraga ya biar napasnya kuat dan mantep.
  • cek urine : disuruh pipis dan ditampung di wadah kecil gitu. Jangan lupa banyak minum air putih ya.. 
  • cek THT (Telinga Hidung Tenggorokan) : disini akan di cek seberapa sensitif pendengaran kita. Akan dipasang headset di telinga, dan diperdengarkan suara dari intensitas yang paling rendah sampe paling tinggi. Kita diharuskan menekan tombol yang ada setiap kita mendengar suara yang di perdengarkan. Kalau tes hidung dan tenggorokan cuma diliat aja pake senter tuh.
Cukup sekian share pengalaman dari saya, semoga bermanfaat! Mohon doanya ya.. Terimakasih.. :)

2 komentar:

  1. Permisi...
    Mau tanya , kemaren Tes TOEFLnya contohnya gimana ya ?
    Terimakasih sebelumnya

    BalasHapus
  2. aldy tes toefl nya ya standard paper basedtoefl itu soal nya. banyak bisa dicari di buku buku toefl di toko buku..smoga mmbantu.. mksh..

    BalasHapus